Palu, 2 Maret 2026 – Sebanyak 68 peserta fresh graduate mengikuti kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan Sertifikasi bagi Lulusan dan/atau Calon Lulusan Perguruan Tinggi Bidang Konstruksi yang dilaksanakan pada 2 – 6 Maret 2026 di Universitas Tadulako,-Palu.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan perguruan tinggi bidang konstruksi agar siap memasuki dunia kerja serta memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan industri jasa konstruksi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di daerah.

Laporan panitia disampaikan oleh Aditya Pucangan, ST, MM selaku perwakilan dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar. Dalam laporannya, Aditya menyampaikan bahwa kegiatan PKT dan sertifikasi ini dirancang untuk memberikan pembekalan teknis sekaligus uji kompetensi kepada para lulusan dan calon lulusan agar memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional.

“Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh tambahan wawasan dan keterampilan teknis, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti proses sertifikasi sebagai bukti kompetensi profesional di bidang konstruksi,” ujarnya.

Sambutan disampaikan oleh Ir. Budi Santoso, ST, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Jasa Konstruksi dan hadir mewakili Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia konstruksi, khususnya bagi generasi muda yang akan menjadi pelaku pembangunan di masa depan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mencetak tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan bersertifikat.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dr. Ir. Andi Arham Adam, ST, M.Sc.(Eng), Ph.D selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan PKT dan sertifikasi ini merupakan peluang berharga bagi para lulusan untuk meningkatkan kesiapan mereka menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga memperoleh manfaat maksimal, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun pengakuan kompetensi,” tuturnya.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi teknis, pembekalan regulasi jasa konstruksi, serta mengikuti proses asesmen sertifikasi sesuai dengan skema yang berlaku. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para lulusan dan calon lulusan bidang konstruksi di Sulawesi Tengah semakin siap berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.

PPID BIMATARUNG
PPID BIMATARUNG

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *